Hasil Penilaian Mandiri Pelaksanaan Tata Kelola

Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, salah satu poin penilaian tingkat kesehatan Bank adalah penilaian sendiri (self assessment) atas pelaksanaan prinsip–prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) pada bank. Pelaksanaan self assessment tersebut dilakukan secara periodik setiap semester yaitu pada bulan Juni dan Desember pada tahun berjalan.

Penilaian sendiri ini dimaksudkan untuk memetakan kekuatan (strength) dan Kelemahan pelaksanaan GCG di Bank Bukopin yang ditinjau dari tiga aspek yaitu :

1.  Governance Structure

Penilaian governance structure bertujuan untuk menilai kecukupan struktur dan infrastruktur Tata Kelola Perseroan agar proses pelaksanaan prinsip GCG menghasilkan outcome yang sesuai dengan harapan stakeholders Perseroan. Yang termasuk dalam struktur Tata Kelola Perusahaan adalah Komisaris, Direksi, Komite, dan satuan kerja pada Perseroan. Adapun yang termasuk infrastruktur Tata Kelola Perusahaan antara lain adalah kebijakan dan prosedur, sistem informasi manajemen serta tugas pokok dan fungsi masing-masing struktur organisasi.

2.  Governance Process

Penilaian governance process bertujuan untuk menilai efektivitas proses pelaksanaan prinsip GCG yang didukung oleh kecukupan struktur dan infrastruktur Tata Kelola Perusahaan sehingga menghasilkan outcome yang sesuai dengan harapan stakeholders.

3.  Governance Outcome

Penilaian governance outcome bertujuan untuk menilai kualitas outcome yang memenuhi harapan stakeholders yang merupakan hasil proses pelaksanaan prinsip GCG yang didukung oleh kecukupan struktur dan infrastruktur Tata Kelola Perusahaan. Yang termasuk dalam outcome mencakup aspek kualitatif dan aspek kuantitatif, antara lain yaitu :

  • Kecukupan transparansi laporan
  • Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan
  • Perlindungan konsumen
  • Obyektivitas dalam melakukan assessment/audit
  • Kinerja bank seperti rentabilitas, efisiensi, dan permodalan dan/atau
  • Peningkatan/penurunan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku dan penyelesaian permasalahan yang dihadapi bank seperti fraud, pelanggaran BMPK, pelanggaran ketentuan terkait laporan bank kepada regulator.

Self assessment meliputi 11 (sebelas) penilaian pelaksanaan GCG yang meliputi :

  1. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris
  2. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi
  3. Kelengkapan dan pelaksanaan tugas Komite
  4. Penanganan benturan kepentingan
  5. Penerapan fungsi kepatuhan
  6. Penerapan fungsi Audit Internal
  7. Penerapan fungsi Audit Ekstern
  8. Penerapan manajemen risiko termasuk Sistem Pengendalian Intern
  9. Penyediaan dana kepada pihak terkait (related party) dan penyediaan dana besar (large exposure)
  10. Transparansi kondisi keuangan dan non keuangan Bank, laporan pelaksanaan Good Corporate Governance dan pelaporan internal
  11. Rencana Strategis Bank

Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan, Perseroan wajib melakukan penilaian sendiri (self assessment) atas pelaksanaan GCG. Hasil GCG self assessment selama 3 (tiga) tahun terakhir dapat dilihat melalui tabel di bawah ini.