Bank Bukopin Bagikan Dividen 30% Dari Laba Bersih 2015

Jakarta, 28 April 2016 – Bank Bukopin hari ini menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2015 dan RUPS Luar Biasa 2016 di Kantor Pusat Bank Bukopin, Jakarta Selatan.

RUPST Perseroan memutuskan pembagian dividen sebesar 30% dari laba bersih Perseroan tahun buku 2015.

Direktur Utama PT Bank Bukopin, Tbk Glen Glenardi mengungkapkan sebesar 70% dari laba bersih Perseroan disepakati untuk dialokasikan sebagai laba ditahan.

“Kami bersyukur di tengah kondisi makroekonomi yang kurang kondusif, Perseroan berhasil membukukan pertumbuhan kinerja yang cukup membanggakan,” ujarnya seusai RUPST, Kamis (28 April 2016).

RUPST Bank Bukopin yang dipimpin oleh Komisaris Utama Mulia Panusunan Nasution dan membahas tujuh agenda tersebut juga mengesahkan laporan keuangan Perseroan tahun buku 2015.

Sampai dengan akhir tahun 2015, aset Bank Bukopin tumbuh 19,37% yoy menjadi Rp 94,37 triliun dari Rp 79,05 triliun pada 2014, sedangkan laba bersih yang dibukukan Perseroan tahun 2015 mencapai Rp 964,3 miliar, meningkat 43,31% dibandingkan dengan laba bersih pada tahun sebelumnya.

Pada periode yang sama, Perseroan berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp 66,04 triliun, tumbuh 19,51% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu Rp 55,3 triliun, sementara Dana Pihak Ketiga tumbuh 16,48% dari Rp 65,4 triliun pada tahun 2014 menjadi Rp 76,2 triliun.

Agenda lain yang disepakati pada RUPST tahun buku 2015 adalah menyetujui perubahan peraturan dana pensiun Perseroan dari peserta DPLK sebelumnya menjadi peserta dana pensiun Bank Bukopin.

Sementara itu, dalam RUPS Luar Biasa yang digelar langsung setelah RUPST, disepakati rencana Perseroan untuk melaksanakan Penawaran Umum Terbatas IV dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (Rights Issue).

Keputusan lain yang disepakati RUPS Luar Biasa adalah perubahan susunan Dewan Komisaris Perseroan menjadi sebagai berikut:

Karya Budiana
Muhammad Rachmat Kaimuddin
Deddy S.A. Kodir
Luky Alfirman
Mulia P. Nasution
Margustienny
Parikesit Suprapto
Komisaris Utama (Independen)
Komisaris
Komisaris
Komisaris
Komisaris Independen
Komisaris Independen
Komisaris Independen

 
Sekilas mengenai Bank Bukopin

Bank Bukopin berdiri pada 10 Juli 1970. Sejalan dengan waktu, Bank Bukopin terus tumbuh dan berkembang hingga masuk ke dalam kelompok bank menengah di Indonesia. Bank Bukopin merupakan bank yang fokus pada segmen ritel, yang terdiri dari segmen, mikro, UKM, dan konsumer serta didukung oleh segmen komersial.

Per 31 Maret 2016, saham Bank Bukopin dimiliki oleh Bosowa Corporindo (30,00%), Kopelindo (18,09%), Negara RI (11,43%), dan Publik (40,48%).

Hingga periode tersebut Bank Bukopin beroperasi di 23 provinsi, memiliki 42 kantor cabang, 132 kantor cabang pembantu, 145 kantor kas, 75 kantor fungsional (layanan mikro), 36 payment point, serta 8 layanan pickup service.

Seluruh kantor Bank Bukopin telah terhubung dalam satu jaringan real time online. Untuk mendukung layanan ke nasabah, Bank Bukopin juga mengoperasikan 766 mesin ATM. Kartu ATM Bukopin terkoneksi dengan seluruh jaringan ATM BCA Prima, ATM Bersama dan Plus di seluruh Tanah Air.

Sesuai dengan moto ‘Memahami dan Memberi Solusi’, Bank Bukopin senantiasa melakukan inovasi dan peningkatan layanan kepada para nasabahnya.

 

Untuk keterangan lebih lanjut silakan menghubungi:

Tantri Wulandari

Sekretaris Perusahaan

PT Bank Bukopin Tbk.

corsec@bukopin.co.id:

Telp. + 6221-7988266 ext. 1107

Hp. + 62816934964

//