Bukopin bersih-bersih NPL saat harga batubara naik

Jakarta, 14 September 2017

Kendati perekonomian masih berjalan lambat, sektor komoditas tambang terus menunjukan peningkatan. Salah satunya antara lain komoditas tambang batu bara.

Berdasarkan data yang dilansir Bloomberg, harga batubara telah menembus angka US$ 100 per metrik ton. Angka tersebut terus mengalami peningkatan sejak awal bulan September.

Kendati demikian, bankir menilai kenaikan harga batubara tidak yang terjadi saat ini masih belum stabil. Artinya, angka tersebut masih berpotensi untuk mengalami penurunan.

Atas hal itu, bank tetap berhati-hati dalam menyalurkan kredit ke sektor ini. Ambil contoh PT Bank Bukopin Tbk yang memang fokus menyasar sektor tambang dalam penyaluran kreditnya.

Direktur Utama Bukopin Glen Glenardi menyebut meski masih mempertimbangkan penyaluran kredit ke sektor tambang, pihaknya berharap perbaikan harga batubara mampu membantu peningkatan kualitas kredit tambang di Bukopin.

"Masih perlu pertimbangan karena harga yang terjadi masih belum stabil. Yang pasti dengan perbaikan harga, bisa membantu kredit tambang Bukopin yang telah direstrukturisasi," ujarnya kepada KONTAN, Kamis (14/9).

 


Penulis : Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang

Sumber : Kontan.co.id