Kuartal III/2018, Posisi CAR Bank Bukopin Capai 13,51%

JAKARTA, 16 Oktober 2018 – Bank Bukopin berhasil membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp393 miliar hingga kuartal III/2018, meningkat sebesar 12,96% dibandingkan dengan pencapaian laba bersih pada periode yang sama tahun lalu.

Direktur Keuangan dan Perencanaan PT Bank Bukopin Tbk M. Rachmat Kaimuddin mengatakan peningkatan kinerja Perseroan dilakukan seiring dengan tuntasnya reorganisasi perusahaan dan proses rights issue.

“Sesuai dengan rencana bisnis yang telah ditetapkan Manajemen, setelah rights issue selesai dilakukan pada akhir Juli, Perseroan kini dapat fokus untuk memacu pertumbuhan kinerja,” ujarnya saat berbicara pada Paparan Kinerja Bank Bukopin kuartal III/2018, hari ini.

Setelah proses Penawaran Umum Terbatas III/2018 (rights issue), bank terbesar asal Korea KB Kookmin Bank saat ini masuk menjadi salah satu pemegang saham Bank Bukopin.

Rachmat optimistis dengan dukungan pemegang saham yang andal dan beragam, yaitu PT Bosowa Corporindo, KB Kookmin Bank, KOPELINDO, dan Negara Republik Indonesia, Bank Bukopin akan dapat meningkatkan daya saing di tengah kompetisi era fintech dan situasi ekonomi global yang menantang.

Sampai dengan September 2018, Bank Bukopin menyalurkan kredit sebesar Rp66,97 triliun, sebagian besar disalurkan ke sektor ritel, yaitu UMKM (43,39%) dan konsumer (23,94%), sementara komersial sebesar 32,67%.

Pada periode yang sama, Dana Pihak Ketiga yang ditempatkan di Bank Bukopin mencapai Rp73,97 triliun, sebanyak 69,14% berasal dari segmen ritel, dan sisanya sebesar 30,86% berasal dari segmen komersial. Sementara rasio LDR juga meningkat sebesar 14,44% menjadi 89,72%.

Dengan posisi CAR yang sudah meningkat menjadi 13,51%, Bank Bukopin akan memiliki ruang yang semakin lebar untuk melakukan ekspansi. Dari sisi kualitas kredit, rasio NPL (net) Perseroan per September 2018 juga membaik menjadi 3,76% dibandingkan dengan posisi Desember 2017 yang mencapai 6,37%.

Direktur Konsumer PT Bank Bukopin Tbk Rivan A Purwantono mengatakan pada semester II/2018 Perseroan akan berkonsentrasi memperkuat bisnis di segmen ritel, termasuk dengan meningkatkan penetrasi pada bisnis perbakan digital, pembiayaan perumahan, dan memacu pendapatan dari fee based income.

Perkuat Sinergi

Sementara itu, Bank Bukopin dan KB Kookmin Bank terus membangun sinergi menyusul masuknya bank terbesar di Korea itu sebagai salah satu pemegang saham Bank Bukopin.

Pekan lalu, Manajemen KB Kookmin Bank dan Bank Bukopin menyelenggarakan sharing session untuk meningkatkan kapasitas pada bidang perbankan digital dan TI, proses bisnis ritel, dan manajemen risiko.

“Proses transfer pengetahun ini merupakan salah satu tahapan dalam memperkuat sinergi antara Bank Bukopin dengan KB Kookmin Bank,” ujar Rivan.

Sebagai bank terbesar di Korea, KB Kookmin Bank mempunyai basis kekuatan pada sejumlah produk, layanan dan infrastruktur.

Manajemen Bank Bukopin menargetkan dapat melakukan sinergi dalam jangka pendek dengan KB Kookmin Bank dalam empat bidang, yaitu pengembangan sistem untuk produk dan layanan kredit konsumer dan UMKM, perbankan digital dan teknologi informasi, bisnis perbankan internasional, serta penyempurnaan manajemen risiko dan kepatuhan.

Fokus utama dari sinergi di bidang ini diantaranya adalah untuk memacu pertumbuhan pembiayaan perumahan, kendaraan bermotor dan UMKM di Bank Bukopin.

-selesai-

Tentang Bank Bukopin

PT Bank Bukopin Tbk (“Bank Bukopin”) adalah perusahaan yang bergerak di bidang perbankan. Didirikan pada tanggal 10 Juli 1970 dengan nama Bank Umum Koperasi Indonesia, Bank Bukopin tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2006 dengan kode emiten BBKP.

Bank Bukopin merupakan bank yang fokus pada segmen ritel, yang terdiri dari segmen Mikro, UKM, dan Konsumer serta didukung oleh segmen Komersial. Sesuai dengan moto “Memahami dan Memberi Solusi”, Bank Bukopin senantiasa melakukan inovasi dan peningkatan layanan kepada para nasabah dengan melakukan modernisasi infrastruktur TI serta menyiapkan beragam produk dan layanan berbasis perbankan digital seperti aplikasi Bukopin Mobile, B Wallet, dan tabungan digital Wokee.

Per 30 September 2018, Saham Bank Bukopin dimiliki oleh Bosowa Corporindo (23,4%), KB Kookmin Bank (22,0%), Koperasi Pegawai Bulog Seluruh Indonesia/KOPELINDO (11,5%), Negara RI (8,9%), dan Publik (34,2%).

Bank Bukopin beroperasi di 23 provinsi, dengan 43 kantor cabang utama, 175 kantor cabang pembantu, 104 kantor kas, dan 867 mesin ATM.

 Untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi :

Ariesyanti Budi Pratiwi

Sekretaris Perusahaan

PT Bank Bukopin Tbk

Telp. + 6221-7988266; Hp. +6282110448877

Email: corsec@bukopin.co.id

www.bukopin.co.id