Bank Bukopin Bukukan Laba Bersih Rp 517,3 Miliar

Highlights

– Laba bersih semester I/2014 mencapai Rp 517,3 miliar, tumbuh 2,46% year-on-year

– Pada periode yang sama, kredit meningkat 10,17% menjadi Rp 50,9 triliun

– Dana pihak ketiga perseroan mencapai Rp 61 triliun, tumbuh 4,27% dibandingkan dengan pencapaian pada semester I/2013

      Jakarta, 24 Juli 2014 – Di tengah kondisi makroekonomi yang tidak terlalu kondusif dan ketatnya likuiditas, PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp517,3 miliar pada semester I/2014, tumbuh 2,46% dibandingkan dengan kinerja pada periode yang sama tahun lalu.

Direktur Utama Bank Bukopin Glen Glenardi mengatakan pencapaian laba pada semester I/2014 ditopang oleh pertumbuhan pendapatan bunga bersih sebesar 6,55% menjadi Rp1.245 miliar dan pertumbuhan pendapatan operasional lainnya (fee based income) sebesar 25,56% menjadi Rp447 miliar.

Sepanjang semester I/2014 Bank Bukopin berhasil membukukan pertumbuhan kredit sebesar 10,17% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu menjadi Rp 50,9 triliun.

Pertumbuhan kredit tersebut ditopang oleh segmen ritel yang terdiri dari kredit UKM, mikro dan konsumer yang meningkat 31,91% secara year-on-year menjadi Rp31 triliun dibandingkan dengan kuartal II/2013 sebesar Rp23.5 triliun.

Dari total kredit ritel yang disalurkan, segmen UKM tumbuh 27,04%, segmen mikro sebesar 48,18% dan segmen konsumer sebesar 36,09%.

“Segmen UKM dan mikro masih menjadi kontributor utama penyaluran kredit Bank Bukopin. Sedangkan segmen kredit komersil akan terus kami jaga proporsinya. Hal tersebut kami lakukan untuk memperkuat rasio NIM (net interest margin) di masa mendatang dan memberikan keseimbangan dalam portofolio penyaluran kredit,” jelasnya.

Sampai dengan semester I/2014, rasio LDR perseroan terjaga di kisaran 82,18%, dengan NPL gross 2,60% dan CAR 15,10%.

 

Sekilas mengenai Bank Bukopin

Bank Bukopin berdiri pada 10 Juli 1970, awalnya menfokuskan diri pada segmen UKM. Dalam perkembangan selanjutnya, perseroan juga menyasar segmen konsumer, mikro, hingga komersial. Saham Bank Bukopin kini dimiliki oleh Negara RI (11,43%), Kopelindo (29,51%), Bosowa Corporindo (18,57%), dan publik (40,49%). Dari sisi aset, saat ini Bank Bukopin masuk ke dalam kelompok bank menengah di Indonesia.

Per Juni 2014, Bank Bukopin telah beroperasi di 22 provinsi dengan 40 kantor cabang, 118 kantor cabang pembantu, 144 kantor kas, 87 kantor fungsional (layanan mikro) 39 paymentpoint, serta 8 pick up Services. Selain itu, Bank Bukopin juga memiliki 530 mesin ATM, 1.764 mini ATM, dan kartu ATM-nya terkoneksi dengan semua jaringan ATM di Indonesia yang meliputi lebih dari 30.000 ATM. Seluruh kantor Bank Bukopin telah terhubung dalam satu jaringan real time online.

Sesuai dengan motto ‘Memahami dan Memberi Solusi’ Bank Bukopin senantiasa melakukan inovasi dan peningkatan layanan kepada para nasabahnya.

 

Untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi:

Tantri Wulandari

Sekretaris Perusahaan

PT Bank Bukopin Tbk.

tantriw@bukopin.co.id

Telp. + 62 21-7988266 ext 1107

Hp 0816934964