Bank Bukopin Sosialisasi Program Tax Amnesty

Jakarta, 26 Juli 2016 – Bank Bukopin menggelar kegiatan sosialisasi kepada para nasabah terkait kebijakan Pemerintah mengenai program Tax Amnesty menyusul penetapan Perseroan sebagai salah satu pintu masuk (gateway) penerima dana hasil pengampunan pajak.

Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan di Jakarta pada Selasa malam (26/7) dan dihadiri oleh Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro. Acara serupa juga akan digelar di Surabaya, Bandung, Semarang, Medan, Makassar, Balikpapan, Denpasar, Batam, Yogyakarta, dan Solo.

Direktur Utama PT Bank Bukopin, Tbk Glen Glenardi mengatakan Perseroan bersyukur mendapatkan kepercayaan Pemerintah untuk dapat menjadi salah satu pintu masuk penerima dana hasil pengampunan pajak.

“Sesuai dengan tema yang kami usung, yaitu Maju untuk Negeri dengan Tax Amnesty, kami antusias untuk ikut serta membantu Pemerintah mendorong pertumbuhan perekonomian nasional melalui program ini,” ujar Glen ketika berbicara dalam acara sosialisasi tersebut.

Glen menegaskan Bank Bukopin siap menampung dana hasil kebijakan pengampunan pajak dari para investor di dalam negeri maupun dari luar negeri.

Terkait dengan program tersebut, Bank Bukopin telah mengembangkan dan menyiapkan infrastruktur dan instrumen yang menarik untuk menampung dana repatriasi tersebut, diantaranya berupa produk deposito dengan tenor 3 tahun, reksa dana dan Surat Utang Jangka Menengah (Medium Term Notes).

Perseroan juga menyediakan layanan di 26 kantor cabang yang tersebar di sejumlah wilayah di Tanah Air untuk menerima dana dari program tax amnesty.

Selain dapat mendorong pertumbuhan perekonomian nasional, dana masyarakat dari kebijakan pengampunan pajak tersebut diharapkan dapat digunakan untuk pengembangan bisnis Perseroan.

 

Sekilas mengenai Bank Bukopin

Bank Bukopin berdiri pada 10 Juli 1970. Sejalan dengan waktu, Bank Bukopin terus tumbuh dan berkembang hingga masuk ke dalam kelompok bank menengah terkemuka di Indonesia. Bank Bukopin merupakan bank yang fokus pada segmen ritel, yang terdiri dari segmen mikro, UKM, dan konsumer serta didukung oleh segmen komersial.

Per 30 Juni 2016, saham Bank Bukopin dimiliki oleh Bosowa Corporindo (30,00%), Kopelindo (18,09%), Negara RI (11,43%), dan Publik (40,48%).

Hingga periode tersebut Bank Bukopin beroperasi di 23 provinsi, memiliki 42 kantor cabang, 143 kantor cabang pembantu, 133 kantor kas, 75 kantor fungsional (layanan mikro), 27 payment point, serta 8 layanan pickup service.

Seluruh kantor Bank Bukopin telah terhubung dalam satu jaringan real time online. Untuk mendukung layanan ke nasabah, Bank Bukopin juga mengoperasikan 782 mesin ATM. Kartu ATM Bukopin terkoneksi dengan seluruh jaringan ATM BCA Prima, ATM Bersama dan Plus di seluruh Tanah Air.

Sesuai dengan moto ‘Memahami dan Memberi Solusi’, Bank Bukopin senantiasa melakukan inovasi dan peningkatan layanan kepada para nasabahnya.
 
Untuk keterangan lebih lanjut silakan menghubungi:

Tantri Wulandari
Sekretaris Perusahan
PT Bank Bukopin, Tbk.
corsec@bukopin.co.id
Telp. + 6221 7988266 ext. 1107
Hp. 0816934964
Rivan A. Purwantono
GM Pengembangan Bisnis
PT Bank Bukopin, Tbk.
rivan@bukopin.co.id
Telp. + 6221 7988266 ext. 1650
Hp. 0816800200