Bank Bukopin Luncurkan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) Generasi 2

Jakarta, 23 Maret 2016 – Bank Bukopin hari ini meluncurkan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) Generasi 2 melalui channel Teller dan Bukopin Cash Management di Kantor Pusat Bank Bukopin, Jakarta.

Peluncuran dilakukan oleh Direktur Pengembangan Bisnis & Teknologi Informasi PT Bank Bukopin, Tbk. Adhi Brahmantya dengan didampingi oleh GM Pengembangan Bisnis PT Bank Bukopin, Tbk. Rivan A. Purwantono dan GM Bisnis Regional VI PT Bank Bukopin, Tbk. Rudi Bachtiar.

Menurut Adhi Brahmantya, SKNBI Generasi 2 merupakan penyempurnaan dari sistem generasi sebelumnya, yang mencakup perluasan akses kepesertaan penyelenggara transfer dana selain bank umum, yaitu ke penyelenggara transfer dana non bank.

“Hal ini memungkinkan masyarakat melakukan transfer dana ke seluruh wilayah Indonesia secara aman, murah, dan efisien,” jelasnya hari ini.

Selain itu, dengan SKNBI Generasi 2, pelayanan transfer dana melalui kliring untuk transaksi di bawah Rp 500 juta dapat dilakukan sebanyak 5 kali dalam sehari, lebih banyak dibandingkan dengan generasi sebelumnya, yaitu sebanyak 4 kali. Biaya kliring yang dikenakan kepada penyetor maksimal ditentukan Rp 5.000,- per transaksi.

“Dengan adanya peluncuran Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) Generasi II ini, diharapkan Bank Bukopin dapat membantu Pemerintah dalam meningkatkan keamanan dan kelancaran sistem pembayaran serta perlindungan konsumen dapat lebih ditingkatkan,” lanjutnya.

Menurut Adhi, melalui pelayanan ini, Bank Bukopin siap mendukung kebijakan Pemerintah sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia No. 17/9/PBI/2015 tanggal 5 Juni 2015 tentang Penyelenggaraaan Transfer Dana dan Kliring Berjadwal oleh Bank Indonesia, Surat Edaran Bank Indonesia No. 17/13/DPSP tanggal 5 Juni 2015 perihal Penyelenggaraan Transfer Dana dan Kliring Berjadwal oleh Bank Indonesia dan Surat Edaran Bank Indonesia No.17/14/DPSP tanggal 5 Juni 2015 perihal Perlindungan Nasabah Dalam PelaksanaanTransfer Dana dan Kliring Berjadwal Melalui Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia.

“Selain memberikan kemudahan bagi para nasabah, penyelenggaraan layanan ini diharapkan dapat meningkatkan fee based income Bank Bukopin,” ujarnya.

 

Sekilas mengenai BankBukopin

Bank Bukopin berdiri pada 10 Juli 1970. Sejalan dengan waktu, Bank Bukopin terus tumbuh dan berkembang hingga masuk ke dalam kelompok bank menengah di Indonesia. Bank Bukopin merupakan bank yang fokus pada segmen ritel, yang terdiri dari segmen UKM, mikro, dan konsumer serta didukung oleh segmen komersial.

Per 31 Desember 2015, saham Bank Bukopin dimiliki oleh Bosowa Corporindo (30,00%), Kopelindo (18,09%), Negara RI (11,43%), dan Publik(40,48%).

Sampai saat ini Bank Bukopin beroperasi di 23 provinsi, memiliki 41 kantor cabang, 129 kantor cabang pembantu, 152 kantor kas, 75 kantor fungsional (layanan mikro), 35payment point, serta 8 layanan pickup service.

Seluruh kantor Bank Bukopin telah terhubung dalam satu jaringan real time online.Untuk mendukung layanan ke nasabah, Bank Bukopin juga mengoperasikan 766 mesin ATM. Kartu ATM Bukopin terkoneksi dengan seluruh jaringan ATM BCA Prima, ATM Bersama dan Plus di seluruh Tanah Air.

Sesuai dengan moto ‘Memahami dan Memberi Solusi’, Bank Bukopin senantiasa melakukan inovasi dan peningkatan layanan kepada para nasabahnya.

Untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi:

Tantri Wulandari
Sekretaris Perusahaan
PT Bank Bukopin,Tbk.
corsec@bukopin.co.id
Telp. + 6221 7988266 ext. 1107
Hp. + 62816934964
Rivan A. Purwantono
GM PengembanganBisnis
PT Bank Bukopin, Tbk.
rivan@bukopin.co.id
Telp. + 6221 7988266 ext. 1650
Hp. 0816800200