Bank Bukopin Luncurkan Aplikasi Pembayaran Pajak, PNBP dan Cukai Melalui Bukopin Cash Management

JAKARTA, 16 Februari 2017 – Bank Bukopin hari ini meluncurkan aplikasi Modul Penerimaan Negara (MPN) Gen 2 pada Bukopin Cash Management yang menjadi pilihan channel pembayaran selain melalui ATM dan Teller yang telah dirilis lebih dulu pada 29 Januari 2016.

Seremoni peluncuran MPN Gen 2 pada Bukopin Cash Management dilakukan di Kantor Pusat Bank Bukopin dan dihadiri oleh Direktur Pengelolaan Kas Negara Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan, Rudy Widodo, Pimpinan PT PLN (Persero) dan jajaran direksi Bank Bukopin.

Direktur Pengembangan Bisnis dan Teknologi Informasi PT Bank Bukopin, Tbk. Adhi Brahmantya menjelaskan penerimaan negara yang dapat dilayani melalui aplikasi tersebut meliputi penerimaan pajak, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dan penerimaan bea dan cukai, yang harus masuk ke kas negara melalui sistem MPN.

“MPN Generasi 2 merupakan sistem penerimaan negara yang terintegrasi, mencakup sub sistem Billing, sub sistem Settlement, dan sub sistem Collecting Agent,” jelasnya hari ini.

Aplikasi tersebut dipergunakan untuk mencatat transaksi Penerimaan Negara dan mengolah data transaksi untuk menghasilkan laporan dan informasi secara transparan dan akuntabel.

Sebelumnya nasabah hanya dapat melakukan pembayaran pajak melalui loket teller bank dan ATM Bukopin di seluruh Indonesia. Saat ini, nasabah semakin dimudahkan dengan adanya opsi pembayaran melalui aplikasi pada Bukopin Cash Management yang merupakan internet banking untuk korporasi.

Adhi menjelaskan untuk melakukan pembayaran pajak online yang lazim disebut electronic tax (e-tax) melalui Bukopin Cash Management, nasabah cukup mengakses link https://bcm.bukopin.co.id kemudian melakukan login dengan meng-input user id perusahaan dan password.

Dengan demikian, nasabah dapat langsung melakukan pembayaran pajak dengan mengklik menu create and payment billing. Dengan adanya menu tersebut pada layanan Bukopin Cash Management, nasabah tak perlu lagi menyiapkan cek/BG untuk melakukan pembayaran pajak di teller bank dan denda keterlambatan pembayaran pajak akan dapat dihindari.

“Kami optimistis Bukopin Cash Management akan menjadi solusi yang realtime online untuk transaksi pembayaran pajak perusahaan dan Bank Bukopin semakin menjadi Bank yang terpercaya dalam pelayanan penerimaan Negara,” tutup Adhi.

-Selesai-


Sekilas mengenai BankBukopin

Bank Bukopin berdiri pada 10 Juli 1970. Sejalan dengan waktu, Bank Bukopin terus tumbuh dan berkembang hingga masuk ke dalam kelompok bank menengah di Indonesia. Bank Bukopin merupakan bank yang fokus pada segmen ritel, yang terdiri dari segmen UKM, mikro, dan konsumer serta didukung oleh segmen komersial.

Per 30 Desember 2016, saham Bank Bukopin dimiliki oleh Bosowa Corporindo (30,00%), Kopelindo (18,09%), Negara RI (11,43%), dan Publik (40,48%).

Hingga periode tersebut Bank Bukopin beroperasi di 23 provinsi, memiliki 43 kantor cabang, 170 kantor cabang pembantu, 126 kantor kas, 75 kantor fungsional (layanan mikro), 36 payment point, serta 8 layanan pickup service.

Seluruh kantor Bank Bukopin telah terhubung dalam satu jaringan real time online. Untuk mendukung layanan ke nasabah, Bank Bukopin juga mengoperasikan 862 mesin ATM. Kartu ATM Bukopin terkoneksi dengan seluruh jaringan Prima, ATM Bersama dan Plus di seluruh Tanah Air.

Sesuai dengan moto ‘Memahami dan Memberi Solusi’, Bank Bukopin senantiasa melakukan inovasi dan peningkatan layanan kepada para nasabahnya.

Untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi:

Tantri Wulandari Rivan A. Purwantono
Sekretaris Perusahaan GM Pengembangan Bisnis
PT Bank Bukopin Tbk PT Bank Bukopin Tbk
corsec@bukopin.co.id rivan@bukopin.co.id
Telp. + 62 21-7988266 ext.1107 Telp. + 6221 7988266 ext.1650